| Properti Itu gampang, cepat aman dan menguntungkan | ||||
|
|
Property and Bank – Edisi 050 Juni-Juli 2009 Properti bukanlah sebuah bisnis yang rumit. Bukan pula bisnis yang beresiko tinggi dengan jangka investasi yang sangat lama. Satu lagi yang pasti property menawarkan margin keuntungan yang menjanjukan. Itulah kampanye edukatif benhokk Property pada masyarakat. Benhokk Property adalah agent atau broker property. Namun berbeda dengan broker kebanyakan yang bermain di secondary market, Ben Hokk juga menawarkan model property investmen, Artinya, Fokus pasar yang dituju oleh Ben Hokk adalah primary market. “80 % hingga 90 % pasar yang kami sasar adalah primary market.” kata Nurul Yaqin, Direktur Ben Hokk Property Dengan positioning seperti itu dalam tiga tahun belakangan, Ben Hokk lebih banyak bergandengan dengan new comer property atau pengusaha property di level menengah ke bawah. Target ekspansi mereka lebih banyak di seputaran Jakarta seperti, Serpong, Pamulang dan Ciputat. Kami memang lebih paham pasar di situ, katanya. Dikatakan Nurul, Banyak orang yang punya dana, tapi bingung bagaimana menginvestasikannya. “Kami mengedukasi pasar seperti bahwa jangan mereka hanya berinvestasi segmen yang Hight risk saja. Tanamkan pula investasi di segmen safety, yakni property” tambahnya. Nurul mengaku pihaknya ingin mendidik orang menjadi entrepreneur property. Beberapa klien Ben Hokk adalah pelaku yang baru pertama terjun ke bisnis properti. Skala pembangunan mereka pun masih kecil, seperti ada yang 5000 meter, atau 3000 meter. “saat ini kami mengerjakan 7 proyek yang ada paling banyak ada diserpong dan bintaro, yang lainnya ada di Pamulang, Ciputat, Pondok Labu dan Jati Asi”. Jelasnya. Ditambahkan Nurul Pihaknya tak hanya menawarkan kerjasama dalam memasarkan sebuah produk properti belaka. Ben Hokk Juga menawarkan guide yang lengkap seperti konsep Full Development. Kami punya software untuk itu, Artinya, kami bisa provide bagi mereka yang provide bagi mereka yang ingin main di bisnis property dari A sampai Z. Mulai dari perencanaan, Feasibility Study, Bisnis Plan, Perhitungan Cost bahkan biaya tak resmi sekalipun, terutama untuk daerah yang selama ini kami bermain,” jelasnya. Berbicara prospek, ketua AREBI (Asosiasi Real Estate Borker Indonesia) DPD Banten tersebut mengemukakan dunia broker properti sebenarnya punya andil yang cukup signifikan namum selama ini tidak terurus. “ Keberadaan AREBI itu didasarkan kepada Real Estate Indonesia. Tapi sayangnya, dilapangan, AREBI tidak mempunyai akses yang cukup memadai kepada anggota REI, Belum lagi persaingan yang tidak begitu sehat antara broker,’ jelasnya. Angin segar yang cukup menggembirakan yakni adanya rencana pemerintah bahwa broker itu harus punya lisensi dan perusahaan broker harus punya ijin khusus. Nantinya, Tenaga broker adalah profesioanl dan bersetifikat. “ Rencananya akan diterapkan Agustus 2009 ini,” jelasnya. Ditambahkan Nurul, tentang rencana Ben Hokk kedepan akan berkonsentrasi pada pasar primary. “kami Ingin Masyarakat Tahu bisnis property itu gampang, cepat aman dam mengntungkan. Barang bekas yang harganya selalu naik itu hanyalah properti,” tuturnya.;pb) |
| Last Updated ( Thursday, 09 July 2009 13:43 ) |







